PROFIL SOBAT OBOR
PNT. WILLIAM REINHART ANDAKI | TAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI YANG BERTAHAN
Dikenal sebagai pribadi yang teguh, aktif, dan rendah hati, Pnt. William Reinhart Andaki adalah sosok pemuda yang terus mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan dan penguatan peran generasi muda di tubuh GMIM. Lahir di Manado pada 29 Mei 1995 dan tinggal di Lingkungan 5, Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, William menjadi teladan pemuda GMIM yang melayani dengan hati dan prinsip yang kuat.
Meski menempuh pendidikan di jenjang SMK dan saat ini bekerja sebagai freelancer, dedikasinya dalam organisasi gereja dan masyarakat sangat menonjol. Hobinya bermain biliar tak mengurangi semangatnya dalam berbagai pelayanan, justru menyeimbangkan hidupnya sebagai pemuda aktif dan terbuka terhadap minat generasi saat ini.
Perjalanan pelayanan Pnt. William Reinhart Andaki dimulai sebagai Pegawai Gereja GMIM Diaspora Karame (2016–2018), lalu dilanjutkan dengan keterlibatannya di BPMW Wilayah Mawakom (2018–2022). Kepemimpinannya yang aktif dan penuh semangat membawanya dipercaya memegang berbagai tanggung jawab penting di GMIM.
Saat ini, William menjabat sebagai Ketua Pemuda GMIM Diaspora Karame dan Ketua Pemuda GMIM Wilayah Mawakom, di mana ia menjadi penggerak kegiatan kepemudaan dan penghubung antar jemaat di wilayahnya. Di tingkat sinodal, ia dipercaya sebagai Koordinator Bidang LitBang Pemuda GMIM, berperan dalam perencanaan program strategis bagi generasi muda GMIM.
Selain itu, kepeduliannya terhadap sejarah pelayanan membuatnya juga diamanahkan sebagai Sekretaris Tim Kerja Penyusunan Sejarah Pemuda GMIM, yang bertugas mendokumentasikan perjalanan dan warisan pelayanan pemuda.
Jabatan-jabatan ini mencerminkan komitmen William dalam memperkuat dasar pelayanan serta mempersiapkan masa depan pemuda GMIM secara utuh.
Di luar GMIM, William juga aktif dalam berbagai organisasi masyarakat. Ia menjabat sebagai Ketua Bidang Politik GAMKI Manado, Anggota IKKIST Bidang Milenial, dan Sekretaris POBSI Kota Manado, di mana ia mendorong peran pemuda dalam demokrasi, budaya, dan olahraga. Melalui keterlibatan di berbagai organisasi tersebut, William membuktikan bahwa pelayanan dan pengabdian bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam gereja maupun di tengah masyarakat. Ia menjadi contoh pemuda yang aktif, peka terhadap lingkungan, dan berani mengambil tanggung jawab untuk turut membentuk arah masa depan bangsanya.
Motto hidupnya “Nulla tenaci invia est via”, yang berarti “Bagi orang yang mau terus berjuang, tidak ada jalan yang tidak bisa dilewati”, menjadi dasar dalam setiap langkah hidup dan pelayanannya. Prinsip ini mencerminkan komitmennya untuk tidak menyerah dan terus berjuang dalam berbagai medan kehidupan.
Bagi Pnt. William, melayani di Pemuda GMIM bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah kehormatan: “Melayani di pemuda GMIM adalah berkat yang akan kita tuai pada masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh pemuda GMIM di mana pun berada: “Untuk seluruh insan pemuda GMIM yang ada, lakukan tugas pelayanan ini dengan segenap hati untuk kemuliaan Tuhan. Kalo masih muda torang so sibuk deng Tuhan, Tuhan pun akan sibuk mo ator torang pe masa depan.”
Pnt. William Reinhart Andaki adalah potret pemuda yang tangguh dalam prinsip, aktif dalam pelayanan, dan peduli pada pengembangan komunitas. Keteladanan dan semangatnya menjadi inspirasi bagi seluruh pemuda GMIM untuk terus berkarya dan melayani — karena bagi yang gigih, tak ada jalan yang tertutup.

